Selasa, 25 September 2018

Artificial Intelligence (AI)


Hai teman-teman semuanya, selamat datang kembali di blog saya :)
Saat ini saya akan membagikan salah satu jurnal yang membahas tentang  Artificial intelligence (AI), dimana jurnal yang saya gunakan yaitu Jurnal Internasional Pendidikan dan Pengembangan menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi (IJEDICT), 2008, Vol. 4, Edisi 4, hlm 50-63 yang berjudul :

Pemanfaatan Sistem Bimbingan Cerdas dalam pembelajaran matematika
Tsai Chen, Aida MdYunus, Wan Zah Wan Ali, AbRahim Bakar
Universiti Putra Malaysia, Malaysia
Sebelum kita membahas salah satu contoh kecerdasan buatan di era milenial saat ini, Kita harus memahami terlebih dahulu apa sih yang dimaksud Artificial intelligence (AI) atau yang lebih sering kita dengar dengan  sebutan kecerdasan buatan?
Menurut Patterson (1990) Artificial Intelligence (AI) ialah sebagai cabang ilmu komputer yang berkaitan dengan penelitian dan penciptaan sistem komputer yang menunjukkan beberapa bentuk kecerdasan. Lebih lanjut ia menyatakan bahwa AI adalah sebuah sistem yang dapat mempelajari konsep dan tugas baru.
Sementara menurut Ester AI mampu mempersiapkan lingkungan pembelajaran interaktif yang lebih manusiawi untuk siswa.
Adapun menurut Heffernan (2001) menegaskan bahwa AI telah dikenal dan dihargai secara luas di bidang komputasi pendidikan. Dia juga menekankan bahwa tujuan keseluruhan pengembangan AI adalah untuk memungkinkan komputer menjadi efektif dan bertindak sebagai agen berpengetahuan dalam proses belajar mengajar.
Dari beberapa pendapat para ahli di atas dapat dipahami, bahwasanya Artificial intelligence (AI) atau yang lebih sering kita dengar dengan  sebutan kecerdasan buatan merupakan sebuah teknologi komputer atau mesin yang memiliki kecerdasan layaknya manusia.
Nah, setelah kita memahami lebih jelas makna Artificial intelligence (AI) atau yang lebih sering kita dengar dengan  sebutan kecerdasan buatan. Maka selanjutnya kita akan membahass contoh kecerdasan buatan. Adapun salah satu contoh kecerdasan buatan yaitu Intelligent Tutoring Systems (ITS) yang lebih sering kita dengar dengan sebutan sistem bimbingan cerdas. Dimana ITS mampu memberikan umpan balik yang tepat ketika kesalahan dibuat. ITS adalah bagian dari generasi baru instruksional program komputer. Manfaat dari menggunakan ITS telah terbukti dalam aspek-aspek seperti menghasilkan umpan balik yang berguna bagi siswa dalam belajar matematika, menawarkan lingkungan belajar yang memotivasi peserta didik, memberikan umpan balik instan yang berguna untuk peserta didik, dan memberikan efek positif pada pencapaian siswa.
Menurut McArthur, Lewis, dan Bishay (1994), ITS berusaha untuk menangkap metode pengajaran dan pembelajaran yang dicontohkan oleh interaksi bimbingan pribadi satu-ke-satu. Pengajaran satu-ke-satu memungkinkan belajar menjadi sangat individual dan konsisten menghasilkan hasil yang lebih baik daripada metode pengajaran lain.
ITS tidak hanya memberikan umpan balik seperti jawaban yang benar atau salah untuk solusi matematika siswa tetapi juga memberikan rincian kesalahpahaman yang dihadapi siswa. Pendidik seperti Duchastel (1988) percaya bahwa ITS berbasis dialog menyediakan sebuah dialog interaktif dengan siswa yang mirip dengan peran tutor manusia dalam membantu siswa belajar.

Jadi, ITS yang dibahas dalam jurnal ini ialah Ms Lindquist yang  dikembangkan oleh Heffernan (2001), yang memberikan pembelajaran episode berdasarkan interaksi berbasis dialog dengan siswa. Ia mampu mendiagnosis tindakan siswa untuk menyimpulkan keadaan kognitif pembelajar, seperti tingkat pengetahuannya atau kecakapan.

Itulah pembahasan tentang Artificial intelligence (AI) serta contohnya yang bersumber dari jurnal yang telah disebutkan diatas, Terimkasih sudah berkunjung, silahkan tinggalkan kritik dan saran di kolom komentar :)











2 komentar:

  1. Menurut Ester AI mampu mempersiapkan lingkungan pembelajaran interaktif yang lebih manusiawi untuk siswa. Kalo menurut saya AI Itu memang bisa membentuk lingkungan belajar yg interaktif namun tidak akan pernah bisa menyamakan kecerdasan yg alami. Memang kecerdasan buatan lebih mudah di transfer namun transfer ke sesama komputer kalo transfer ke sesama manusia memang butuh proses lagi. AI bisa bermanfaat namun juga merusak jika salah di gunakan.

    BalasHapus
  2. menurut penulis apa kelemahan dan kelebihan dari ITS ini? apakah ITS ini bisa diterapkan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah?

    BalasHapus